/> l


Pertamina Siap Batasi Distribusi Elpiji 3 Kg Pakai Kartu dan Barcode

  • 04 Juli 2018
  • Laporan : Asri Firmansyah

Jakarta -- Direktorat Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusulkan kepada Badan Anggaran DPR RI agar penyaluran LPG 3 kg bersubsidi pada tahun depan menggunakan kartu atau barcode supaya subsidi tepat sasaran.

Plt Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan, usulan dari Kementerian ESDM tersebut merupakan langkah awal untuk menerapkan distribusi tertutup terhadap LPG 3 kg bersubsidi.

“Pemberlakuan dua-duanya (barcode maupun kartu) tidak masalah untuk kita memonitor distribusi bagi masyarakat,” ucapnya saat ditemui di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/7).

Dia menjelaskan, keuntungan dari pemberlakuan barcode ialah Pertamina dapat melakukan pengawasan dalam pendistribusian LPG 3 kg. Sedangkan dengan kartu, pihaknya bisa memastikan bahwa pembeli berasal dari masyarakat miskin.

“Barcode tentu ini akan kita lakukan untuk melakukan pengawasan, kartu itu supaya memudahkan dalam pemberian subsidinya,” ujar Nicke.

Dia menambahkan, bagi masyarakat mampu yang ingin beralih dari LPG 3 kg bersubsidi ke nonsubsidi, Pertamina telah menjual Bright Gas 3 kg nonsubsidi berwarna pink dengan total 5.000 tabung di dua kota, yakni Surabaya dan Jakarta sejak 1 Juli 2018 lalu.

“Itu mulai 1 Juli 2018, yang 3 kg nonsubsidi yang warna pink, kemudian yang subsidi tetap yang hijau,” katanya.

Berita Terkait